-->

April 30, 2021

Siaga Satu, Kami Sekeluarga MoU

Makanya dalam keluarga mungil kami membuat kesekapakatan khusus soal Galih. Pertama, siapapun yang diberi tanggungjawab ngemong Galih maka harus meninggalkan aktivitas lain termasuk main hp. "Fokus, fokus dan fokus," itulah kesepakatan kami.


Setiap anak memiliki ceritanya masing - masing karena mereka saat lahir dalam suasana yang berbeda. Galih, anak ke - 4 saya pun demikian. Dia lain dari tiga kakaknya. 


Galih lebih atraktif, tidak mau diam dan tingkahnya membuat kami sering dibuat tertawa sekakigus dibikin kewalahan karena dialah yang hobi memberantakan semua yang ada di rumah.


Ketika dipangku maka dia pasti akan meronta - ronta untuk dilepaskan dan bergerak ke benda yang ada di sekitar dia, mulai dari TV, lemari, mainan, kipas angin dan lainnya. Jam beker dia banting dan rusak. Mainan kakak - kakaknya pun tidak luput dari aksi Galih.


Usianya baru 7 bulan tapi sudah mecahin beberapa piring, merusak mainan kakaknya tidak terhitung, setiap hari pasti kejeblok. Kalau bangun tidur, dia langsung merangkak makanya dalam keluarga mungil kami membuat kesekapakatan khusus soal Galih.


Kami semua merasa kondisi Siaga Satu sehingga harus membuat MoU antara kami dan disepakati bersama, saya, istri dan tiga kakaknya.


Siapapun yang diberi tanggungjawab ngemong Galih maka harus meninggalkan aktivitas lain termasuk main hp. "Fokus, fokus dan fokus," itulah kesepakatan kami. MoU ini untuk menghindari agar Galih tidak kejeblok, jatuh dan kecelakaan lainnya. 


Kalau dalam keadaan lelah, kakak - kakaknya sering menyerah kalau diminta jagain Galih. Mereka lebih suka memilih disuruh membeli sesuatu di warung ketimbang jagain Galih.


Tapi kalau sehari tidak jagain Galih mereka kangen dan meminta ngemong Galih. Kalau dibawa keluar orang memuji paras Galih, hidungnya mancung, putih dan nggemesin. 


Buleknya kalau ke rumah suka guyonan ketika bersama Galih. Dia jejerkan tangan Galih dan tangannya yang kebetulan warnanya kontras dengan Galih.


"Ini susu, nah kalau yang ini kopi," kata Buleknya sembari menjejerkan tangannya dengan tangan Galih. Kami semua pun tertawa lepas. 


Diantara empat anak saya, Galih yang sadar kamera dan narsis. Kalau difoto bisa bergaya dan kalau nonton video rekaman dirinya dia tertawa sendiri dan tepuk tangan.


Dia kita beri nama lengkap Mafaza Galih Al Fasya. Dia juga yang melengkapi dua kakak laki - lakinya yang bernama Gagah  (Zadda Gagah Al Fasya) dan Gigih (Muhammad Gigih Al Fasya) sehingga kami sering menyebutkan 3G, yaitu Gagah, Gigih dan Galih.


Karena ini pula orang sering bilang ke saya nambah satu lagi biar 4G. " Nanti kalau satu lagi jadi 4G dong," kata orang kepada saya. Memang tidak salah juga mereka karena rencana kami kalau Allah memberikan satu anak laki - laki lagi akan kita beri mama Galuh.


Jadi nantinya menjadi 4G, Gagah, Gigih, Galih dan Galuh. Galih lahir di bidan Eni, bidan dimana dua kakak laki - lakinya juga lahir.  


Karena parasnya yang ganteng  sampai - sampai saya sering diledekin beberapa teman kalau Galih ga mirip sama saya dari sisi warna kulit, ha ha ha ha ha. Jadi seperti tidak percaya kalau Galih anak saya karena warna kulitnya kontras dengan warna kulit saya. Ha, ha, ha.


Semoga karunia fisiknya juga selaras dengan akhlaqnya. Walaun dalam keluarga kami sih tidak begitu ngeh urusan ganteng. Yang pasti kami bersyukur karena 4 anak kami lahir dalam keadaan fisik sempurna dan semua lahir dengan normal, bukan anak mahal karena dibedah. Alhamdulillah..!


Anda ingin menjadi seorang blogger yang profesional silahkan hubungi saya ke nomor whatsapp 085921029049.

Contact Us

Phone :

+62 859 210 290 49

Address :

Komplek Banjar Agung Indah, Blok F41, No.1-2, Kelurahan Banjar Agung,
Kec.Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten

Email :

karnotogw@gmail.com