-->

I'M Karnoto

Brand Consultant . Content Writer . Content Creator

July 24, 2021

Konten Ajakan yang Kontroversial

Ketika ada seorang pejabat publik membuat atau memposting konten ajakan olahraga tetapi dia memakai sarana atau alat olahraga yang dikesankan elitis dan dinilai sebagian masyarakat tergolong barang mahal maka ajakan itu tidak akan sampai pesan yang ingin dikirimkan kepada publik.


Justru akan menimbulkan kontroversi karena konten tersebut ada gap atau jarak antara pengirim pesan dengan penerima pesan. Jarak yang saya maksud adalah jarak emosi. Oleh karena itu bagi Anda pejabat publik kalau ingin mengirimkan pesan ajakan misalkan olahraga maka pakailah konten yang merakyat, misalkan olahraga lagi, jogging, jalan santai, push up dan aktivitas olahraga lain yang merakyat sehingga rakyat pun bisa menerima pesan itu dengan legowo karena mereka bisa menirunya.


Coba Anda bayangkan posisinya dibalik, Anda sebagai rakyat jelata lalu ada pejabat publik atau public figure yang membuat konten ajakan olahraga tetapi alat yang dipakai dipersepsikan mahal oleh Anda. Kira - kira perasaan dan persepsi Anda bagaimana, pasti akan fokus kepada alat olahraga itu bukan ke pesan utamanya yaitu bagaimana menggerakan masyarakat agar membiasakan olahraga dengan yang mereka miliki.


Inilah mengapa seorang pejabat publik atau public figure harus memahami komunikasi, mengerti marketing communication supaya pesan yang ingin disampaikan bisa diterima oleh target penerima pesan. 


Atau kalau Anda tidak mengerti soal itu maka saran saya carilah ting teng yang paham soal itu. Jika tidak maka seberapa sering dan sebanyak apapun konten yang Anda kirimkan kepada publik tidak akan memiliki interesting apalagi inspiring bagi publik.


Padahal saya yakin ketika Anda membuat konten di sosial media dengan nada ajakan atau himbauan tujuannya agar publik bisa mengikuti saran Anda dan meniru apa yang Anda lakukan. Tetapi kalau sarana yang Anda pakai cukup mahal maka jelas masyarakat tidak akan bisa melakukan apa yang sebenarnya Anda inginkan.


Hal yang harus diingat ketika seseorang membuat konten dan menguploadnya di sosial media maka sesungguhnya Anda sedang bericara dengan publik. Artinya ada pesan yang ingin disampaikan sehingga kontennya harus benar - benar menjadi perhatian. Jika tidak maka pesan Anda tidak akan sampai kepada mereka dan ini sering terjadi. ***



Karnoto adalah Founder Maharti Networking.

Kata Mereka

Hubungi Via Whatsap

Contact Us

JOHN DOE
085921029049
Kota Serang, Banten